Langsung ke konten utama

Mengatasi Perut Buncit Akibat Timbunan Lemak

Anda sudah kurus tapi perut anda tetap buncit? Yang namanya lemak tidak mengenal kurus atau gemuknya seseorang. Orang yang kurus pun dapat memiliki kandungan lemak viseral yang tinggi bila tidak aktif berolahraga atau beraktivitas.

Lemak viseral? Apakah itu? Manusia menyimpan lemak di tubuh dalam 2 jenis. Yang pertama, yaitu di bawah kulit, misalnya di pinggul, perut. Inilah lemak yang terlihat oleh mata. Jenis lainnya yaitu lemak viseral, adalah lemak yang terdapat pada organ vital (misalnya, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, liver, dan lain-lain). Banyak orang lebih khawatir terhadap lemak yang terlihat, padahal lemak viseral ini yang lebih berbahaya, karena meningkatkan risiko penyakit darah tinggi, jantung, kencing manis, serta kanker.

Ada metode yang mudah dilakukan di rumah untuk menilai dimana timbunan lemak tersebut disimpan. Caranya, yaitu dengan mengukur ukuran pinggang Anda. Umumnya, bila pada pria ukuran kurang dari 100cm, tandanya itu masih dalam batas normal.

Usaha yang Anda lakukan untuk mengatasi hal ini sudah baik, yaitu dengan menjaga diet (salah satunya, yaitu mengurangi asupan karbohidrat) dan memperbanyak olahraga. Yang menjadi pertanyaan, yaitu sudah berapa lama Anda lakukan, bagaimana intensitas dan keteraturannya?

Rekomendasi dari para ahli untuk membakar lemak adalah dengan melakukan latihan aerobik minimal selama 30 menit setiap hari, minimal dilakukan 4 kali dalam sepekan. Latihan aerobik ini misalnya jalan cepat, jogging, atau pun lari.

Diet pun memegang peranan besar dalam hal ini. Makanan yang direkomendasikan adalah serealia (whole grain), misalnya oatmeal. Namun, tidak ada panduan khusus mengenai hal ini karena sebenarnya ketika Anda mengalami penurunan berat badan, yang berkurang pertama kali adalah lemak di perut.

sumber: yahoo.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Alami Untuk Kutu Rambut

Meskipun kini sudah tersedia obat-obat kimia pembunuh kutu rambut, sebagian orang masih menyukai cara alami untuk membasminya. Selain tidak selalu efektif, obat kimia bagaimana pun dapat memiliki efek samping bagi tubuh (baca baik-baik aturan pakainya bila Anda menggunakannya). Berikut adalah beberapa bahan alami yang mudah didapat dan efektif menghilangkan kutu rambut: Minyak kayu putih dan jeruk nipis. Campur beberapa sendok minyak kayu putih dengan air perasan jeruk nipis. Gunakan campuran tersebut untuk membasahi rambut, dan pijatlah kulit kepala dan remas-remaslah rambut dengan merata selama beberapa menit. Tutuplah kulit kepala dengan topi mandi plastik dan biarkan cairan bekerja selama satu jam. Kemudian, keramaslah rambut sampai bersih. Sisir rambut dengan sisir khusus untuk membersihkan telur-telur kutu yang masih melekat. Ulangi beberapa kali dalam seminggu sampai anak Anda benar-benar bebas kutu. Minyak kelapa. Minyak kelapa (Jawa: minyak klentik) dapat memasuki saluran p...

Anak Cerdas Dengan Musik

Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik, sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien) pada anak. Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur. Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibandingkan anak yang jarang mendengarkan musik. Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia. Penelitian menunjukkan bahwa musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80% dengan musik. Musik sangat...

Hindarkan Anak Dari Bahaya Televisi

Kekerasan sudah menjadi menu harian di televisi di ruang keluarga kita. Mulai dari berita tindakan anarkis para demonstran hingga acara kriminal, tayangan film-film asing pun tidak lepas dari adegan adu jotos, adu tembak, hingga darah yang muncrat sebagai hiburan. Tayangan ini Berbahaya bagi anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Kecenderungan meniru dari lingkungan bila tidak dibarengi arahan dari orang tua bisa mengakibatkan hal yang fatal. Apalagi lingkungan yang paling akrab bagi anak adalah televisi. Contohnya beberapa waktu lalu, akibat meniru adegan dalam tayangan televisi smack down, seorang anak meninggal dan seorang anak lain mengalami patah tulang. Masyarakat pun mulai sadar,dan mendesak agar tayangan tersebut dihentikan guna menghindari jatuhnya korban lagi. Namun, kekerasan masih ada di televisi, coba lihat saja tayangan sinetron yang tiap hari kita tonton, adegan membentak, mata melotot, menampar dan meneriakkan kata makian “dasar gembel” sudah menjadi hal w...