Langsung ke konten utama

Tips Menggunakan Blash On Pemerah Pipi

Banyak perempuan yang suka menggunakan pemerah pipi,apalagi saat pesta atau ada acara resmi. Namun banyak yang tidak menyadari ada aturan dalam mennguanakan pemerah atau perona pipi jadi maunya lebih cantik pakai pemerah pipi ehh jadinya malah norak deh atau kayak udang rebus …hehehe maksudnya itu pipi terlalu merah. Berikut ini adalah tips memakai perona pipi alias BLUSH ON yang tepat.

1. Jangan sembarang poles di pipi.

Blush on, banyak macamnya. Mungkin kita gak cocok dengan jenis blush on tertentu, coba test dulu, blush on yang warna merahnya cocok dengan warna kulit kita. Bagaimana Caranya? Perhatikan warna merah pipi saat wajah anda kepanasan, atau saat dicubit eh sakit donk... itulah merah paling alami pada pipi Anda. Sesudah menemukan blush on yang cocok, gunakan blush on yang merahnya sealami merah kulit anda.

2. Kuaskan Dengan Merata.

Tentu saja jika blush on dikuaskan pada pipi dengan merata, hasilnya akan lebih memuaskan dan maksimal. Agar hasilnya lebih merata, gunakanlah kuas tipis yang lebar. Kuas ini akan menghasilkan rona yang lebih merata dibandingkan kuas tebal yang besar. Kuas tebal memiliki kecenderungan menumpuk blush on hanya pada satu titik saja.

3. Blash on pada Wajah Berjerawat

Memoleskan blush on pada pipi yang mulus tentu jauh lebih mudah, dibandingkan dengan wajah yang berjerawat. Jika wajah kita berjerawat, tentu saja kita harus bisa menimbang-nimbang, warna mana yang akan membuat wajah semakin terlihat berjerawat, sebaliknya, blush on seperti apa agar jerawta terlihat samar. Nah, khusus untuk wajah berjerawat, pilihlah blush on berwarna kekuningan, sehingga tidak membuat jerawat semakin terlihat. Untuk wajah berjerawat, jangan lupa perhatikan bahan blush on, jangan sampai membuat jerawat semakin parah infeksinya.

4. Mencari Tulang Pipi

Sapukanlah blush on pada tulang pipi Anda ke arah atas. Untuk menemukan tulang pipi, cobalah dengan tersenyum. Pada saat tersenyum, sapukanlah blush on diluar tulang pipi yang menonjol.

5. Krim atau Bubuk?

Ada 2 jenis blush on, yaitu yang bentuknya krim dan bubuk. Untuk tingkat pemula, ada baiknya menggunakan krim saja, karena akan lebih mudah disapukan secara merata ke pipi. Untuk yang sudah mahir, yang bentuknya bubuk bisa jadi pilihan.

6. Perlukah ditambah Shimmer?

Sebenarnya, penambahan shimmer akan membuat pipi tampak mengkilap. Penggunaan shimmer ini bisa disesuaikan dengan acara yang akan Anda hadiri. Jika Anda menginginkan dandanan sederhana, blush on saja cukup. Kecuali jika Anda akan difoto untuk Pre-wedding misalnya. Jika merasa butuh tampil bold dan lebih berani, tidak apa-apa menggunakan shimmer.

7.Seimbangkan Pipi Kiri dan Kanan.

Nah, bagian terakhir sesudah menyapukan perona pipi adalah mengamati dengan seksama, apakah sudah seimbang kuasan blash on antara rona pipi kiri dan kanan? Kalau mau lebih objektif tanyakan pendapat orang lain saja, tentu yang anda kenal. Kalau sudah ok semua anda pasti lebih cantik… selamat bersolek ria…

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Obat Alami Untuk Kutu Rambut

Meskipun kini sudah tersedia obat-obat kimia pembunuh kutu rambut, sebagian orang masih menyukai cara alami untuk membasminya. Selain tidak selalu efektif, obat kimia bagaimana pun dapat memiliki efek samping bagi tubuh (baca baik-baik aturan pakainya bila Anda menggunakannya). Berikut adalah beberapa bahan alami yang mudah didapat dan efektif menghilangkan kutu rambut: Minyak kayu putih dan jeruk nipis. Campur beberapa sendok minyak kayu putih dengan air perasan jeruk nipis. Gunakan campuran tersebut untuk membasahi rambut, dan pijatlah kulit kepala dan remas-remaslah rambut dengan merata selama beberapa menit. Tutuplah kulit kepala dengan topi mandi plastik dan biarkan cairan bekerja selama satu jam. Kemudian, keramaslah rambut sampai bersih. Sisir rambut dengan sisir khusus untuk membersihkan telur-telur kutu yang masih melekat. Ulangi beberapa kali dalam seminggu sampai anak Anda benar-benar bebas kutu. Minyak kelapa. Minyak kelapa (Jawa: minyak klentik) dapat memasuki saluran p...

Anak Cerdas Dengan Musik

Penelitian membuktikan bahwa musik, terutama musik klasik, sangat mempengaruhi perkembangan IQ (Intelegent Quotien) dan EQ (Emotional Quotien) pada anak. Seorang anak yang sejak kecil terbiasa mendengarkan musik akan lebih berkembang kecerdasan emosional dan intelegensinya dibandingkan dengan anak yang jarang mendengarkan musik. Yang dimaksud musik di sini adalah musik yang memiliki irama teratur dan nada-nada yang teratur. Tingkat kedisiplinan anak yang sering mendengarkan musik juga lebih baik dibandingkan anak yang jarang mendengarkan musik. Dasar-dasar musik klasik secara umum berasal dari ritme denyut nadi manusia sehingga ia berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia. Penelitian menunjukkan bahwa musik klasik yang mengandung komposisi nada berfluktuasi antara nada tinggi dan nada rendah akan merangsang kuadran C pada otak. Sampai usia 4 tahun, kuadran B dan C pada otak anak-anak akan berkembang hingga 80% dengan musik. Musik sangat...

Hindarkan Anak Dari Bahaya Televisi

Kekerasan sudah menjadi menu harian di televisi di ruang keluarga kita. Mulai dari berita tindakan anarkis para demonstran hingga acara kriminal, tayangan film-film asing pun tidak lepas dari adegan adu jotos, adu tembak, hingga darah yang muncrat sebagai hiburan. Tayangan ini Berbahaya bagi anak-anak yang masih dalam tahap perkembangan. Kecenderungan meniru dari lingkungan bila tidak dibarengi arahan dari orang tua bisa mengakibatkan hal yang fatal. Apalagi lingkungan yang paling akrab bagi anak adalah televisi. Contohnya beberapa waktu lalu, akibat meniru adegan dalam tayangan televisi smack down, seorang anak meninggal dan seorang anak lain mengalami patah tulang. Masyarakat pun mulai sadar,dan mendesak agar tayangan tersebut dihentikan guna menghindari jatuhnya korban lagi. Namun, kekerasan masih ada di televisi, coba lihat saja tayangan sinetron yang tiap hari kita tonton, adegan membentak, mata melotot, menampar dan meneriakkan kata makian “dasar gembel” sudah menjadi hal w...