Langsung ke konten utama

Mengurangi Asupan Lemak ke Tubuh

Seiring usia yang bertambah biasanya lemak juga akan menumpuk pada tubuh kita.  Tentu saja kita mati-matian berusaha mengurangi kandungan lemak dalam tubuh kita.  Tak jarang kita sampai harus menahan sakit karena diet yang terlanjur ketat. Meskipun secara alami lemak dibutuhkan oleh tubuh, namun apabila terlalau banyak tidak baik untuk kesehatan. Ada beberapa kiat agar asupan lemak ke dalam tubuh dapat dikurangi. Berikut beberapa tipsnya.
  1. Jika memasak tumis yang memakai daging dan sayuran, kurangi 1/3 jumlah daging yang biasa Anda pakai. Sebagai gantinya, tambahkan 1/3 jumlah sayuran.
  2. Untuk mengurangi lemak yang terkandung dalam telur, sebagai ganti 1 butir telur, ambil 2 putih telur.
  3. Gunakan peralatan memasak (wajan atau panci) antilengket yang memungkinkan Anda memasak tanpa minyak atau hanya memerlukan sedikit minyak, sehingga dapat mengurangi lemak.
  4. Biasakan mengukur terlebih dahulu banyaknya minyak yang akan dipakai untuk memasak/menggoreng daripada langsung menuang ke wajan. Selain minyak tidak akan banyak teserap makanan yang artinya mengurangi lemak, juga pemakaiannya akan lebih irit.
  5. Untuk mengurangi lemak dalam susu, gunakanlah susu evaporated rendah lemak jika resep masakan menyebutkan harus memakai susu evaporated.
Sumber : Nova

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayuran Sumber Vitamin A

Ingin memiliki mata yang sehat, perbanyaklah makan wortel. Anda tentu pernah mendengar saran ini. Mengapa harus wortel? Tidak bisakah diganti dengan sayur atau makanan lain? Tentu bisa, asalkan bahan makanan tersebut memiliki karakteristik yang menyamai keistimewaan wortel dalam menyehatkan mata. Daucus carota L alias wortel diidentikkan dengan mata sehat karena kaya dengan beta karoten. Senyawa ini disebabkan juga provitamin A. Bila tubuh memelrukan vitamin A, otomatis organ hati akan mengubah beta karoten menjadi vitamin A. Dan vitamin A inilah yang berfungsi menyehatkan mata dan mencegah datangnya penyakit rabun senja. Asal tahu saja, dalam setiap 100 gram wortel terdapat sebanyak 3.600 RE cadangan vitamin A. Sementara berdasarkan angka kecukupan gizi, kebutuhan harian vitamin A orang dewasa berkisar 500-700 RE. Beta karoten juga berperan sebagai antioksidan yang sangat berguna menghambat proses penuaan dini sekaligus menyehatkan tubuh secara menyeluruh. Proses penuaan turut me...

Obat Alami Untuk Kutu Rambut

Meskipun kini sudah tersedia obat-obat kimia pembunuh kutu rambut, sebagian orang masih menyukai cara alami untuk membasminya. Selain tidak selalu efektif, obat kimia bagaimana pun dapat memiliki efek samping bagi tubuh (baca baik-baik aturan pakainya bila Anda menggunakannya). Berikut adalah beberapa bahan alami yang mudah didapat dan efektif menghilangkan kutu rambut: Minyak kayu putih dan jeruk nipis. Campur beberapa sendok minyak kayu putih dengan air perasan jeruk nipis. Gunakan campuran tersebut untuk membasahi rambut, dan pijatlah kulit kepala dan remas-remaslah rambut dengan merata selama beberapa menit. Tutuplah kulit kepala dengan topi mandi plastik dan biarkan cairan bekerja selama satu jam. Kemudian, keramaslah rambut sampai bersih. Sisir rambut dengan sisir khusus untuk membersihkan telur-telur kutu yang masih melekat. Ulangi beberapa kali dalam seminggu sampai anak Anda benar-benar bebas kutu. Minyak kelapa. Minyak kelapa (Jawa: minyak klentik) dapat memasuki saluran p...

Mengatasi Perut Buncit Akibat Timbunan Lemak

Anda sudah kurus tapi perut anda tetap buncit? Yang namanya lemak tidak mengenal kurus atau gemuknya seseorang. Orang yang kurus pun dapat memiliki kandungan lemak viseral yang tinggi bila tidak aktif berolahraga atau beraktivitas. Lemak viseral? Apakah itu? Manusia menyimpan lemak di tubuh dalam 2 jenis. Yang pertama, yaitu di bawah kulit, misalnya di pinggul, perut. Inilah lemak yang terlihat oleh mata. Jenis lainnya yaitu lemak viseral, adalah lemak yang terdapat pada organ vital (misalnya, jantung, paru-paru, saluran pencernaan, liver, dan lain-lain). Banyak orang lebih khawatir terhadap lemak yang terlihat, padahal lemak viseral ini yang lebih berbahaya, karena meningkatkan risiko penyakit darah tinggi, jantung, kencing manis, serta kanker. Ada metode yang mudah dilakukan di rumah untuk menilai dimana timbunan lemak tersebut disimpan. Caranya, yaitu dengan mengukur ukuran pinggang Anda. Umumnya, bila pada pria ukuran kurang dari 100cm, tandanya itu masih dalam batas n...