Langsung ke konten utama

Cara Membuat Tulang Kuat dan Tidak keropos

Berikut tips untuk menjaga agar tulang menjadi kuat tidak cepat keropos.Jaga Tubuh dan Kesehatan Sobat dari sekarang sebagai investasi hidup anda di Hari Tua.

- Perbanyak Vitamin D : Untuk menjaga agar tulang tetap sehat dan kuat, kita harus
memperbanyak makanan yang tinggi kalsium dan vitamin D. Makanan yang mengandung vitamin D diantaranya adalah sayuran berwarna hijau tua, brokoli, sarden, ikan salmon, kerang serta susu.

- Kurangi Makanan Mengandung Padi-Padian : Karena didalam makanan yang mengandung padi-padian mampu mengikat kalsium dan mencegah kelancaran penyerapan didalam tulang.

- Usahakan Mengkonsumsi Bawang : Karena dalam bawang dan garlic mengandung banyak belerang yang sangat baik untuk kesehatan tulang.

- Kurangi Soft Drink : Karena minuman ini banyak mengandung fosfat. Makanan atau minuman yang mengandung fosfat membuat tubuh kita mengeluarkan kalsium.

- Hindari Makanan Dengan Protein Tinggi : Makanan yang memiliki kandungan protein tinggi menyebabkan kalsium menguap dari dalam tubuh.

- Kurangi konsumsi kafein : Untuk menjaga agar tulang tetap sehat dan kuat, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi kafein yang banyak terdapat dalam kopi.

- Olah Raga Teratur : Disamping asupan makanan yang dianjurkan, olahraga bisa menyehatkan dan menguatkan tulang anda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sayuran Sumber Vitamin A

Ingin memiliki mata yang sehat, perbanyaklah makan wortel. Anda tentu pernah mendengar saran ini. Mengapa harus wortel? Tidak bisakah diganti dengan sayur atau makanan lain? Tentu bisa, asalkan bahan makanan tersebut memiliki karakteristik yang menyamai keistimewaan wortel dalam menyehatkan mata. Daucus carota L alias wortel diidentikkan dengan mata sehat karena kaya dengan beta karoten. Senyawa ini disebabkan juga provitamin A. Bila tubuh memelrukan vitamin A, otomatis organ hati akan mengubah beta karoten menjadi vitamin A. Dan vitamin A inilah yang berfungsi menyehatkan mata dan mencegah datangnya penyakit rabun senja. Asal tahu saja, dalam setiap 100 gram wortel terdapat sebanyak 3.600 RE cadangan vitamin A. Sementara berdasarkan angka kecukupan gizi, kebutuhan harian vitamin A orang dewasa berkisar 500-700 RE. Beta karoten juga berperan sebagai antioksidan yang sangat berguna menghambat proses penuaan dini sekaligus menyehatkan tubuh secara menyeluruh. Proses penuaan turut me...

Obat Alami Untuk Kutu Rambut

Meskipun kini sudah tersedia obat-obat kimia pembunuh kutu rambut, sebagian orang masih menyukai cara alami untuk membasminya. Selain tidak selalu efektif, obat kimia bagaimana pun dapat memiliki efek samping bagi tubuh (baca baik-baik aturan pakainya bila Anda menggunakannya). Berikut adalah beberapa bahan alami yang mudah didapat dan efektif menghilangkan kutu rambut: Minyak kayu putih dan jeruk nipis. Campur beberapa sendok minyak kayu putih dengan air perasan jeruk nipis. Gunakan campuran tersebut untuk membasahi rambut, dan pijatlah kulit kepala dan remas-remaslah rambut dengan merata selama beberapa menit. Tutuplah kulit kepala dengan topi mandi plastik dan biarkan cairan bekerja selama satu jam. Kemudian, keramaslah rambut sampai bersih. Sisir rambut dengan sisir khusus untuk membersihkan telur-telur kutu yang masih melekat. Ulangi beberapa kali dalam seminggu sampai anak Anda benar-benar bebas kutu. Minyak kelapa. Minyak kelapa (Jawa: minyak klentik) dapat memasuki saluran p...

Cara Menguji Kesegaran Telur

Apakah Anda yakin telur yang anda beli di pasar atau di supermarket masih dalam keadaan segar, setelah anda simpan beberapa di dapur? Ketika anda  akan menggunakan telur yang sudah beberapa waktu ada di dapur, apakah butir telur yang akan digunakan masih dalam keadaan segar untuk dikonsumsi. Caranya, gunakan wadah mangkuk bening berisi air dingin. Masukkan butir telur yang masih utuh perlahan ke bagian bawah wadah tersebut, jika posisinya dalam keadaan miring (ujungnya menunjuk ke samping), maka telur itu masih segar. Jika ia berada dalam posisi ujung meruncingnya membentuk sudut tertentu, maka telur tersebut sudah berumur beberapa hari. Jika telur tersebut dalam keadaan berdiri (ujung meruncingnya menunjuk ke atas), maka usianya sudah mencapai 10 hari. Sementara jika telur tersebut sudah mengambang ke atas, maka sebaiknya telur tersebut tidak digunakan lagi. Sumber : Kompas